Informasi

Pelaksanaan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Tahun 2015

By  |  0 Comments

udinBadan Kepegawaian Daerah Kabupaten Agam bermaksud akan melaksanakan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah yang direncanakan akan dilaksanakan pada Bulan Maret 2015.

Dalam rangka efektifitas pelaksanaan ujian dimaksud, BKD Kabupaten Agam telah mengirimkan surat  Nomor 893.3/208/BKD-2015 tanggal 14 Januari 2015 perihal Permintaan Nama-Nama Calon Peserta Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Tahun 2015 ke semua SKPD. Disebutkan dalam surat tersebut bahwa pengusulan nama calon peserta ujian paling lambat telah diterima BKD tanggal 30 Januari 2015. Selengkapnya surat di maksud pada diklik disini.

Setiap PNS yang akan naik pangkat ke dalam golongan yang lebih tinggi diharuskan menempuh dan lulus ujian dinas bagi mereka yang telah menduduki pangkat pengatur tingkat I golongan ruang II/d dan penata tingkat I golongan ruang III/d. Dikecualikan dari ketentuan  ini:

  1. Akan diberikan kenaikan pangkat karena telah menunjukan prestasi kerja luar biasa baiknya;
  2. Akan diberikan kenaikan pangkat karena menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara;
  3. Akan diberikan kenaikan pangkat pengabdian, karena meninggal dunia atau mencapai batas usia pensiun atau oleh tim penguji kesehatan dinyatakan cacat karena dinas.
  4. Telah mengikuti dan lulus Diklatpim, yakni Sepada/Adum/Sepala/ Diklatpim tingkat IV untuk Ujian Dinas Tk. I; dan  Sepadya/Spama/Diklatpim Tk. III untuk Ujian Dinas Tk. II.
  5. Telah memperoleh ijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV untuk Ujian Dinas Tk. I atau ijazah Dokter, Ijazah Apoteker, Magister (S2) dan ijazah lain yang setara/Doktor (S3)., untuk Ujian Dinas Tk II.
  6. Menduduki jabatan fungsional tertentu.

Ujian Dinas Tingkat I adalah untuk kenaikan pangkat dari pengatur Tingkat I (II/d) menjadi penata Muda (III/a), sedangkan Ujian Dinas Tingkat II adalah untuk kenaikan pangkat dari Penata Tingkat I (III/d) menjadi pembina (IV/a).

Sedangkan PNS yang lulus pendidikan dan memperoleh STTB/Ijazah akan tetapi masih berpangkat lebih rendah dari pangkat yang ditentukan berdasarkan STTB/Ijazah yang diperolehnya, untuk kenaikan pengkatnya harus mengikuti dan lulus ujian penyesuian ijazah, terkecuali bagi mereka yang mendapatkan ijazah setelah mengikuti tugas belajar.